5 Kebiasaan Saat Makan Malam yang Justru Bikin Tubuh Tambah Melar

Guna mencegah badan tak melar, sering dilontarkan aturan-aturan terkait rutinitas makan malam. Misalnya saja sebaiknya tidak makan malam jika sudah lebih dari jam 7 malam. Toh Anda tetap makan malam di atas jam 7, sebaiknya perhatikan beberapa kebiasaan yang sering dilakukan.

Seperti dirangkum ada beberapa kebiasaan saat makan malam yang justru membuat jarum timbangan Anda mudah bergeser ke kanan alias bobot Anda bertambah.

1. Menjadikan makan malam sebagai menu paling besar




Meski disantap paling akhir, bukan berarti Anda harus menjadikan makan malam waktu mengasup makanan dengan porsi paling besar. Justru dengan makan dalam porsi besar, tubuh akan sulit untuk mencerna makanan.

"Akibatnya proses metabolisme tidak optimal, makanan tidak tercerna dengan baik, dan saat bangun tidur tubuh justru terasa tidak enak saat bangun di keesokan harinya," kata ahli gizi Rita Ramayulis DCN, MKes.

2. Langsung tidur setelah makan


Ahli gizi Jaime Mass RD menuturkan sebainya beri jeda waktu 1-2 jam untuk tidur setelah makan malam. Sebab, sesudah mengasup makanan, tubuh akan melakukan metabolisme, regulasi gula darah dan keseimbangan hormon, serta proses menghasilkan energi.

"Jika Anda langsung tidur, perut akan terasa begah, metabolisme tidak berjalan dengan baik dan akibatnya berat badan makin bertambahm" tutur Mass.

3. Mengonsumsi banyak karbohidrat


Rita mengatakan, khususnya jika Anda sudah makan di jam-jam malam, sebaiknya hindari makanan 'berat' alias yang mengandung karbohidrat tinggi seperti nasi, pasta, atau kentang. Sebab, makanan tinggi karbohidrat bisa dipastikan dengan cepat menaikkan kadar gula darah sehingga menyebabkan kenaikan berat badan dengan signifikan.

"Apalagi setelah makan malam kan kita jarang melakukan aktivitas fisik. Jika ingin mengonsumsi makanan lengkap dan tinggi karbohidrat sebaiknya dengan porsi setengah," tutur Rita.

4. Makan sambil nonton TV


Sebuah studi yang dilakukan oleh Dr Brian Wansink dari Cornell University, AS, dan Dr Ellen van Kleef dari Wageningen University, Belanda, menemukan bahwa mematikan televisi dan berbagi makanan di meja makan bersama keluarga merupakan cara sehat untuk makan.

"Pengalihan perhatian saat makan akan mempengaruhi pola makan dari masing-masing anggota keluarga itu sendiri. Sehingga saat makan sambil menonton TV bisa mengalihkan perhatian Anda dari fokus mengonsumsi makanan," tutur Dr Brian.

5. Tidak makan bersama keluarga


Makan bersama anggota keluarga lain di satu meja makan bisa membantu seseorang untuk mengonsumsi makanan lebih sedikit. Apalagi, dengan makan bersama akan ada orang lain yang mengingatkan ketika Anda makan berlebih.

"Bahkan hanya makan berdua dengan adik atau anggota keluarga lain bisa menimbulkan rasa ingin berbagi sehingga makanan yang banyak di meja makan seakan-akan tidak ingin kita habiskan sendiri," kata ahli gizi Mohamad Aldis, SKM.

Terlalu Sering Bercinta dan Sulit Hamil, Adakah Hubungannya?

Saya ingin sekali hamil. Saya sudah berhubungan seks saat masa subur ataupun tidak subur tapi tanda tanda kehamilan tak kunjung datang. Apakah terlalu sering berhubungan seks ada hbungannya dengan sulit hamil? Apa yang harus saya lakukan jika ingin cepat hamil? Terimakasih.

Widari (Perempuan menikah, 25 tahun)
dayumas_sriwidariXXXX@yahoo.com
Tinggi badan 160 cm, berat badan 50 kg

Jawaban

Terjadinya kehamilan bila sel jantan (spermatozoa) yang sehat 'berjumpa' dengan sel telur (ovum) yang subur dalam rahim saat masa subur wanita, yaitu sekitar hari ke 12 sampai dengan 15.

Bila setelah menikah 6 bulan, Anda dan suami teratur bercinta saat masa subur Anda, tidak terjadi kehamilan, perlu segera konsultasi ke Klinik Fertilitas.

Kelak akan diperiksa kualitas sperma suami dan kualitas hormon reproduksi Anda. Terlalu sering bercinta bukan penyebab sulitnya terjadi kehamilan.

Dr. Andri Wanananda MS

Kondisi Rambut Kemaluan Pengaruhi Penampilan Wanita di Mata Pria, Benarkah?

Beberapa wanita ada yang rajin mencukur rambut kemaluannya dengan alasan kebersihan, kesehatan, dan keindahan organ vital. Sebaliknya, ada pula wanita yang cenderung cuek dan malas mencukur rambut kemaluan. Nah, kondisi ini kerap dikaitkan dengan pandangan pria terhadap performa sang istri ketika di ranjang.

Menanggapi hal ini, terapis seks di New York, Amber Madison, MA mengatakan pandangan pria soal kondisi rambut kemaluan terhadap performa wanita di ranjang tergantung dari bagaimana si suami memandang istrinya dan juga bagaimana sifat dia.

"Jika dia sendiri cuek, bisa jadi dia tidak terlalu peduli dengan keadaan rambut kemaluan si istri. Begitu pun ketika suami termasuk orang yang peduli kebersihan dan kesehatan, bisa jadi ia akan lebih suka rambut kemaluan yang rapi," terang Madison.

"Pandangan tersebut sangat relatif. Namun hal yang patut Anda ingat adalah ketika suami sudah bisa bergairah hanya karena sang istri, dia tidak akan terlalu peduli dengan kondisi organ vital Anda serta keadaan lain, misalnya saja perut yang menggemuk atau kulit yang menghitam," lanjutnya.

Ia menambahkan, dalam survei yang pernah digelar di Inggris, dari 1.870 wanita, sebanyak 51% mengaku pasangannya tidak terlalu mempedulikan kondisi area genitalnya, termasuk rambut kemaluan. Sementara 45% mengatakan pasangannya meminta mereka untuk merawat rambut kemaluan dan 62% pria lebih menyukai tampilan alami area genital pasangannya.

"Tetapi bisa dipastikan ketika ada masalah kesehatan misalnya timbul jamur, keputihan berlebih hingga timbul bau tak sedap sudah pasti ada respons tertentu yang diungkapkan pria kepada pasangannya," lanjut Madison.

Terkait pencukuran rambut kemaluan, dr Dani Djuanda SpKK menuturkan untuk area di 'bawah sana' ingin dibiarkan 'gondrong' atau 'gundul' terserah tergantung pada si pemilik karena bisa jadi ini soal selera.

"Bulu kemaluan tidak perlu dicukur, yang penting dijaga kebersihannya. Kan fungsinya sebagai peredam saat melakukan hubungan seksual. Jika area ini dibiarkan jorok, maka kuman bisa masuk, kutu di bulu kemaluan juga bisa bersemayam,' papar dr Dani beberapa waktu lalu.

Tahukah Anda? Ini Dampak Diet Vegetarian Bagi Sperma

Gaya hidup vegetarian memang dipercaya dapat memperpanjang umur dan membuat hidup lebih sehat. Namun ternyata, penelitiant terbaru menemukan efek negatif menjadi vegetarian pada kualitas kesuburan sperma.

Empat tahun lalu para peneliti dari Loma Linda University Medical School memulai sebuah proyek untuk mengetahui bagaimana diet yang dilakukan para vegetarian dapat mempengaruhi kualitas sperma. Ternyata, penelitian tersebut membuktikan bahwa tak makan daging dapat menurunkan kualitas sperma.

"Kami menemukan bahwa diet atau pola makan secara signifikan mempengaruhi kualitas sperma. Para vegetarian ternyata memiliki jumlah sperma yang lebih rendah dari pada diet yang dilakukan para non-vegetarian," ujar Dr Eliza Orzylowska seperti dikutip Telegraph dan ditulis Minggu (26/10/2014).

Dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa para vegetarian memiliki jumlah sperma lebih rendah dibanding dengan non-vegetarian. Mereka memiliki jumlah sperma lebih sedikit yaitu hanya 50 juta sperma per ml dibanding non-vegetarian yang lebih banyak sekitar 70 juta sperma per ml.

Selain itu para vegetarian juga memiliki motilitas (kemampuan gerak) sperma yang lebih rendah. Pada non-vegetarian, sperma yang aktif berada di angka sekitar 60 persen dari total sperma yang dikeluarkan. Namun pada vegetarian, hanya satu per tiganya yang aktif.

Hanya saja, para vegetarian tak usah risau dengan gaya hidupnya. Para peneliti percaya bahwa kekurangan vitamin kesuburan yang dialami vegetarian dapat digantikan dengan cara mengonsumsi kedelai.

Salah satu faktor mengapa kedelai dapat menggantikan kandungan vitamin selain daging, karena kedelai mengandung phyto-estrogen yang sifatnya mirip dengan hormon estrogen pada wanita. Sehingga kandungan nutrisi yang diperoleh dari daging dapat digantikan dengan kandungan kedelai.

 "Sebuah teori baru telah ditemukan bahwa para vegetarian dapat mengganti nutrisi daging dengan kedelai, karena kedelai mengandung phytooestrogens yang dapat mempengaruhi kesuburan seseorang," ucap Dr Orzylowska yang merupakan seorang dokter kandungan di Loma Linda University Medical Centre.

Selain kedelai, buah anggur, jeruk dan buah persik dapat menjadi solusi para vegetarian untuk meningkatkan kualitas sperma. Dalam sebuah studi yang dilakukan University of Texas Medical Branch buah-buahan yang mengandung vitamin C terbukti dapat meningkatkan jumlah dan motilitas sperma.

"Di satu sisi, buah dan sayuran mungkin memiliki efek positif pada kesuburan, terutama buah-buahan yang sangat tinggi antioksidan." ujar Jorge Chavarro dari Harvard University.

Selain mengonsumsi kedelai dan buah-buahan para vegetarian juga dapat mengonsumsin oatmeal atau bahan makanan yang mengandung gandum utuh. Para peneliti mengatakan bahwa oatmeal yang kaya akan L-arginine, salah satu jenis asam amino yang bekerjasama dengan nitric oxide (NO) dapat mengurangi kekakuan pembuluh darah.

Asam amino yang terkandung pada oatmeal juga telah lama digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi karena mampu membantu otot-otot pembuluh darah disekitar penis menjadi rileks. Dengan begitu ketika pembuluhnya melebar, aliran darah akan meningkat sehingga para vegetarian dapat mempertahankan ereksi lebih lama.

Ini Trik Sederhana Untuk Puaskan Istri di Tempat Tidur

Bercinta seharusnya menjadi kegiatan yang memberikan kenikmatan pada kedua belah pihak, baik istri maupun suami. Namun memang, tak semua pasangan suami istri (pasutri) dapat memperoleh kenikmatan secara bersama-sama.

Pakar mengatakan bahwa tubuh wanita memang relatif lebih lama untuk merasa terangsang daripada pria. Oleh karena itu tidak heran, terdapat banyak keluhan dari istri-istri yang sering tidak mendapat orgasme ketika bercinta dengan suaminya.

Nah, untuk mengatasi masalah tersebut sebenarnya bisa dilakukan dengan trik sederhana. Bukan dengan alat bantu seksual atau gaya bercinta yang macam-macam, mempermudah istri meraih orgasme bisa dilakukan hanya dengan menggunakan bantal. Bagaimana caranya?

Liberator, salah satu perusahaan penyedia layanan alat bantu seksual terkemuka di Amerika Serikat mengatakan bahwa penggunaan bantal sebagai alat bantu seks sebenarnya sudah dilakukan sejak abad pertengahan. Dengan menyelipkan bantal di bagian pinggang wanita, posisi vagina wanita akan lebih terangkat.

"Hal ini memaksimalkan penetrasi penis ke dalam vagina wanita. Selain itu, posisi ini juga membuat g-spot wanita lebih terekspos dan bersentuhan dengan penis," tulis para editor Liberator dalam bukunya Sex Positions You Never Thought Possible: The Creators of the Liberator.

Posisi ini juga membuat suami mempunyai tangan yang bebas. Sehingga sembari melakukan penetrasi, tangan suami juga dapat melakukan rangsangan di daerah sensitif istri lainnya seperti payudara, telinga dan leher.

Namun memang tidak semua wanita senang melakukan hal tersebut. Beberapa wanita yang memiliki rongga vagina sempit tentunya akan merasa sakit jika penetrasi yang dilakukan terlalu dalam. Untuk itu, perlu kembali diingat bahwa bercinta adalah hubungan suami istri yang dilakukan dengan kesadaran dan tanpa paksaan.

"Mau variasi apa saja boleh saja, tapi ingat harus dengan persetujuan pasangan. Jadi bercinta dilakukan dengan kesadaran dengan tujuan memperoleh kenikmatan bersama, bukan kenikmatan sendiri atau bahkan menyakiti pasangan," tutur konsultan seksologi detikHealth, dr Andri Wanananda, MS beberapa waktu lalu.

Cemas Mr P Terlalu Imut? Coba Ukur di Sini

Mungkin banyak orang bertanya-tanya, mengapa iklan obat atau klinik yang khusus menangani alat vital pria gencar bermunculan. Alasannya sederhana. Banyak pria merasa resah dengan ukuran alat kelaminnya walau belum tentu ukurannya kecil.

Nyatanya, kebanyakan pria menganggap ukuran kelaminnya kecil. Sebuah penelitian dari University of Pittsburgh di Amerika Serikat menemukan bahwa 26% pria menganggap ukuran penisnya di bawah rata-rata dan hanya 5% pria yang merasa ukuran penisnya di atas rata-rata.

Tak hanya itu, sebuah penelitian lain dari University of Saskatchewan di Kanada menunjukkan bahwa 86% pria mengaku merasa khawatir penisnya akan menyusut dan menghilang.

Maka ada baiknya para pria mencari tahu bagaimana cara mengukur penis dengan baik agar tidak terjerumus dalam kecemasan yang tak beralasan. Seperti dilansir Men's Health, Senin (7/1/2013), berikut adalah panduan untuk menentukan apakah penis terbilang kecil atau tidak.

1. Panjang saat rileks
Suhu dapat mempengaruhi panjang penis sehingga jadi menyusut atau malah sedikit bertambah besar. Maka ada hal yang perlu dilakukan sebelum mengukur penis dalam suhu ruangan.

Pertama, posisikan ujung penis tepat pada titik di penis bertemu perut. Letakkan penggaris dan ukur panjangnya. Rata-rata panjang penis saat beristirahat adalah sekitar 10 - 12 cm.

2. Panjang saat ereksi
Segera ukur panjang penis menggunakan penggaris begitu mengalami ereksi. Mengukur panjang penis dimulai dari bagian atas testis sampai ke ujung penis. Panjang rata-ratanya adalah sekitar 13,6 - 16 cm.

3. Lingkar penis
Lingkar penis bisa diukur bersamaan saat ereksi dengan cara membungkus pita pengukur di sekitar penis lalu hitung titik temunya. Ukuran rata-ratanya adalah sekitar 3,5 - 4 cm.

4. Sudut ereksi
Mengukur sudut ereksi dilakukan dengan punggung menempel pada dinding dan meletakkan cermin di samping badan. Apabila penis menunjuk tegak ke depan, artinya membentuk sudut 90 derajat. Apabila menunjuk ke atas sampai dagu, artinya membentuk sudut 180 derajat. Normalnya, rata-rata penis membentuk sudut 105,7 derajat, jadi sedikit mendongak ke atas dari garis horizontal.

Duh, Paparan Logam Paling Sering Bikin Sperma 'Mati Lemas'

Konon pria masih bisa 'perkasa' walaupun usianya sudah di kepala 5 atau 6. Namun di sisi lain, sperma pria juga dikatakan sangat rentan mengalami perubahan bilamana menghadapi faktor-faktor tertentu, salah satunya lingkungan.

Baru-baru ini tim peneliti gabungan dari Inggris dan Prancis pun menemukan pria jadi mandul atau susah punya keturunan bila sering-sering terpapar logam aluminium.

Peneliti dari University of Lyon dan University of Saint-Etienne, Prancis serta University of Keele, Inggris menemukan hal ini setelah mengamati kondisi sperma dari 62 pria. Ternyata sebagian besar dari air mani dan sperma mereka mengandung aluminium, walaupun jumlahnya berbeda-beda.

Akan tetapi makin banyak aluminium yang terdapat di dalam cairan mani partisipan, peneliti mendapati jumlah sperma yang dimiliki partisipan justru makin kecil. Begitu juga sebaliknya. Padahal jumlah sperma yang dimiliki seorang pria berpengaruh besar terhadap kemampuannya untuk mempunyai keturunan.

"Mungkin ini sebabnya tingkat kesuburan para pria, terutama di negara maju cenderung menurun. Apalagi paparan logam seperti aluminium di negara-negara maju meningkat secara signifikan," ungkap ketua tim peneliti Prof Christopher Exley.

Prof Exlet yakin paparan aluminium inilah yang mencemari cairan mani para pria, termasuk mengganggu kinerja kelenjar endokrin yang mengatur fungsi sebagian besar fungsi tubuh, tak terkecuali fungsi reproduksi.

Di samping aluminium, logam berat yang dituding menurunkan kualitas dan kuantitas sperma antara lain timah dan timbal. Begitu pula dengan bahan kimia seperti bisphenol-A (BPA) yang banyak terkandung dalam plastik dan kaleng makanan, serta bahan kimia industri semisal benzena, herbisida dan pestisida.

Jangankan logam berat dan paparan bahan kimia, alat kelamin pria yang kepanasan pun bisa bikin mereka mandul. Untuk itulah dr Andri Wanananda, MS mengatakan pria baiknya tidur dengan mengenakan celana dalam longgar atau tanpa celana dalam sekalian.

"Celana dalam yang longgar bertujuan untuk menciptakan suhu yang nyaman bagi buah zakar. Kalau suhu pada testis terlalu panas, proses produksi sperma akan terganggu, begitu juga dengan kualitas spermanya," terang dr Andri.

Suami Alami Disfungsi Ereksi? Begini Sebaiknya Istri Bersikap

Disfungsi ereksi pastinya membuat performa pria di ranjang menurun drastis. Tak ayal, hubungan suami istri pun menjadi tidak harmonis karena terhambatnya proses bercinta. Meski begitu, bukan berarti istri harus menunjukkan kekecewaannya pada sang suami.

Hal ini dikarenakan, banyak pria merasa sangat khawatir dengan kinerja seksualnya, maka dari itu, sebelum Anda membicarakan masalah ereksi yang dialami suami, tingkatkan dulu ego si dia, demikian dikatakan terapis seks di New York, Amber Madison, MA.

"Katakan bahwa Anda bisa menikmati momen-momen kebersamaan tak hanya lewat bercinta. Jika masalah ereksi yang dialami adalah disfungsi ereksi, Anda tak perlu langsung mengatakannya. Bagaimanapun pria tanggap akan kondisi ini," papar Madison.

Dikatakan Madison, ketika mengalami masalah ereksi, yang dibutuhkan para suami adalah pengertian dan dukungan dari Anda. Meskipun, menurut pakar seks Ian Kerner PhD, disfungsi ereksi kerap berkaitan dengan kondisi mental pria.

"Banyak pria tidak percaya diri akan performanya di ranjang. Akibatnya mereka justru mengalami disfungsi ereksi walaupun disfungsi ereksi juga bisa disebabkan karena penyakit lain atau ketidakbugaran tubuh pria," tutur Kerner.

Sementara itu, bagi pria muda, dikatakan seksolog dr Andri Wanananda MS mereka bisa mengalami kemampuan ereksi tidak optimal sehingga sulit mempertahankan ereksi. Kondisi ini bisa disebabkan karena prostatitis yakni infeksi atau peradangan di kelenjar prostat.

"Meskipun kondisi ini jarang dijumpai di pria dengan usia relatif muda. Kemungkinan lainnya adalah disfungsi ereksi temporer akibat menurunnya kebugaran fisik dan psikis misalnya karena stres," tutur dr Andri.

Latihan Simpel untuk Menjaga Kekencangan Miss V

Semua wanita pasti ingin menjaga kesehatan organ vitalnya. Diharapkan, meski bertambahnya usia, vagina mereka masih kencang sehingga performa dan kepercayaan diri saat di ranjang pun tidak menurun.

Dikatakan Louann Brizendine, MD, untuk mempertahankan kekencangan miss V ada terapi fisik yang bisa dilakukan yakni membuat otot dasar panggul, termasuk vagina lebih tegang. Brizendine menuturkan, di Perancis banyak klinik yang menyediakan praktik seperti itu,

"Di sana disebut reedukasi perineum. Cara kerjanya, otot vagina akan dikencangkan sehingga saluran sempit pada vagina akan terasa lebih sensitif, setelah sebelumnya lebih tebal dan tak terlalu sensitif karena usia atau melahirkan," terang Brizendine.

Sebab, Brizendine menekankan semakin bertambah usia wanita, vagina dan otot dasar panggul akan mengendur dan hampir 76% wanita mengeluhkan miss V-nya tidak terlalu sensitif sehingga hubungan ranjang tak terlalu memuaskan.

"Jika Anda ingin yang simpel, lakukan saja kegel selama 2-4 detik sebanyak 5 sampai 10 kali dalam sehari. Lakukan kegel dengan mengencangkan otot vagina seperti Anda sedang menahan kencing atau BAB," lanjut Brizendine.

Menurutnya, otot yang digunakan saat latihan kegel sama dengan yang 'dilatih' saat melakukan latihan otot dasar panggul. Jika latihan kegel sudah dilakukan dengan tepat, salah satu cirinya yakni perineum (area antara vagian dan anus) akan terasa seperti diremas setiap gerakan dimulai.

"Jika Anda sudah terbiasa, tambah durasinya menahan gerakan kontraksi otot vagina dari 2-4 detik, lalu 5-6 detik dan kemudian 10 detik," tutup Brizendine.

Tak Cuma di Ranjang, Boneka Seks Ini Juga Bisa Jadi Dispenser Saat Pesta

Selama ini, boneka seks berwujud perempuan kerap digunakan para pria untuk bisa merasakan kesenangan di ranjang. Tapi jangan salah, tak melulu di ranjang, boneka seks juga bisa digunakan di saat pesta lho.

Adalah boneka seks bernama 'Party Doll' besutan perusahaan Jepang yang memproduksi boneka seks yang bisa digunakan saat pesta. Cara kerjanya, si boneka akan berdiri laksana gadis yang sedang menjaga stand minuman lengkap dengan meja dan gelas.

Dikutip dari situs pembuat boneka seks ini, Nantinya minuman akan keluar dari payudara si boneka seks. Anda hanya perlu meremas salah satu payudara boneka itu dan otomatis, minuman pun akan keluar dari puting payudara yang lainnya.

Beberapa pria dan wanita sudah menjajal kemampuan boneka ini dalam memberikan air minum. Orang-orang terlihat bisa menikmati minuman yang seakan-akan berasal dari payudara si gadis. Padahal, sudah jelas bahwa ada beberapa partisi yang bisa membuat boneka seks itu seperti dispenser. Minuman apapun bisa disajikan oleh si gadis boneka, mulai dari air putih, sake, dan anggur.

Memang, dengan bentuk yang menyerupai wanita sungguhan, boneka seks ini tak hanya digunakan sebagai dispenser tetapi juga diharapkan menimbulkan sensasi yang berbeda. Sebab, untuk bisa mengeluarkan minuman, Anda seakan-akan sedang meremas payudara wanita.

Boneka ini dibanderol dengan harga Rp 50 juta.

Bagi Perempuan, Orgasme Bisa 'Dimunculkan' dari Pikiran

Susah membuat istri orgasme mungkin dialami hampir setiap pria. Padahal bila istri dan suami mau berkomunikasi, klimaks tentu lebih mudah didapat. Selain itu, pandai-pandailah membayangkan hal-hal berbau kenikmatan seksual.

Menurut sebuah studi terbaru, mimpi basah dan imajinasi tentang kenikmatan seksual saja sudah cukup membantu para wanita untuk mendapatkan orgasme yang diinginkannya.

"Kalau menunggu mood kan tentu susah, tetapi dengan berfantasi seks sebelum atau ketika bercinta ternyata dapat membuat tubuh menjadi bergairah," ungkap peneliti, seksolog Jessica O'Reilly, PhD seperti dikutip dari jurnal Sexologies, Rabu (22/10/2014).

Terbukti ketika para wanita ini tak bisa berpikir erotis selama berhubungan intim, peluang mereka untuk mendapatkan orgasme juga jauh lebih kecil daripada yang bisa melakukannya.

"Kuncinya ya buat tubuh menjadi rileks, misal dengan mandi, berbaring di kasur atau jalan-jalan. Aktivitas semacam ini akan menjernihkan pikiran Anda, sehingga ketika dipakai untuk berpikir mesum jadi lebih mudah," lanjutnya.

Bahkan menurut O'Reilly, para istri tak perlu berpikir atau berfantasi tentang seks itu sendiri. Ia mencontohkan mereka bisa membayangkan sedang digoda suami, atau sebaliknya menggoda suami, dan pikiran apapun yang membuat Anda terangsang.

"Tak butuh waktu lama, Anda akan merasakan adanya keinginan tubuh Anda untuk bercinta," imbuhnya,
O'Reilly menambahkan dari mimpi basah saja, sudah ada 37 persen wanita yang bisa mencapai orgasme, apalagi bila berfantasi mesum.

Lebih lanjut, Dr Andri Wanananda, MS, seksolog dari Universitas Tarumanegara, Jakarta mengatakan bahwa posisi bercinta yang juga bisa memperbesar peluang untuk orgasme sangat bervariasi. Dan hal ini bisa berbeda-beda, tergantung pada masing-masing individu.

"Posisi woman on top adalah salah satu yang dianjurkan karena membuat penis lebih mudah mencapai G-spot, yang letaknya 3-5 cm di bagian atas dinding vagina," kata dr Andri kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

Lagipula posisi semacam ini juga menguntungkan bagi si suami karena mereka tidak bisa buru-buru ejakulasi, termasuk mempertahankan ereksinya lebih lama.
 

Agar Ibu Bekerja Bisa Beri ASI Eksklusif, Ruang Laktasi Saja Belum Cukup

Ketiadaan ruang dan waktu yang cukup untuk mempompa air susu ibu (ASI) kerap menjadi kendala ibu bekerja untuk memberikan ASI eksklusif kepada buah hatinya. Namun menurut Ikatan Konselor Menyusui Indonesia (IKMI), keberadaan ruang laktasi di tempat kerja saja tidak cukup.

"Ada ruang laktasi di tempat kerja itu bagus sekali. Tapi dengan adanya ruang laktasi saja belum cukup. Sebab masih ada ibu yang memiliki masalah dengan pemberian ASI eksklusif pada anaknya yang mana itu bukan karena ada atau tidaknya ruang laktasi," kata Ketua Ikatan Konselor Menyusui Indonesia (IKMI), Fransiska Mardiananingsih, IBCLC, ketika dihubungi detikHealth pada Selasa (28/10/2014).

Selain ruang laktasi, sambungnya, sebaiknya diberikan juga konseling menyusui untuk para ibu bekerja yang sedang menyusui. Nah, konseling ini bisa diberikan di klinik perusahaan.

"Di klinik perusahaan bisa berkonsultasi juga soal laktasi. Jadi kalau ada ibu bekerja yang ada masalah terkait pemberian ASInya bisa konsultasi dan bisa segera diselesaikan," lanjut Siska.

Perlukah pemberian waktu cuti hingga 6 bulan pada karyawati yang melahirkan agar pemberian ASI eksklusif bisa berjalan dengan baik? "Kalau cuti diperpanjang tapi ibu tidak termotivasi memberikan ASI eksklusif jadinya percuma juga," ucap Siska.

"Kalau di perusahaan cuma ada ruang laktasi saja, tidak otomatis menyelesaikan kalau ada masalah sebelum mendapatkan bantuan teknis," imbuh Siska.

Search This Blog

Labels

Report Abuse

About Me